Cumi- Cumi dan Cara Penyajiannya
(JASMINE Foodnews) Sama seperti makanan yang lain , cumi-cumi pun bisa menjadi obat. Karena semua makanan kita
tahu bisa berpotensi menjadi obat tapi juga sebaliknya juga bisa menjadi racun. Kadar dan cara pengkonsumsiannya yang menentukan dampak yang bisa di dapat apakah memberikan manfaat atau malah menyakitkan saat di konsumsi.
Dikutip dari manfaat.co.id , ada sedikit saran penyajian yang aman dari bahan makanan ini . Karena Cumi-cumi sendiri termasuk makanan sea food yang memang dikenal memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi.
Dari hasil laboratorium kandungan gizi cumi-cumi memiliki kandungan kolesterol sebanyak 260 mg setiap 100 gramnya. Namun kandungan tersebut masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan sumber makanan hewani lain seperti kuning telur, dan jeroan yang dikenal mengandung kolesterol sangat tinggi.
Namun, faktanya tubuh kita membutuhkan asupan kolesterol tiap harinya dengan kadar tertentu. Ukuran satu porsi 3 ons cumi-cumi cukup untuk memenuhi :
75 % kebutuhan harian untuk kolesterol
8 % untuk lemak jenuh
10% untuk natrium.
Diluar ukuran tersebut, akan berbahaya bagi tubuh dan beresiko menimbulkan penyakit stroke, jantung, kanker, hingga darah tinggi. Sehingga harus dihindari memakannya dengan porsi berlebihan, karena akan mengakibatkan cumi-cumi memiliki sifat “racun” bagi tubuh.
Ahli gizi menyarankan bahwa cara memasak cumi-cumi ini sebaiknya dengan cara direbus atau dikukus karena dengan begitu masih tetap mempertahankan kandungan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Demikianlah bunda, bro and sis , tidak mengapa kita makan cumi -cumi asalkan jangan berlebihan.
====
Silakan pesan Tumis Cumi Hitamnya , langsung klik aja :
http://bit.ly/JCandCu
Atau telp /Wa ke 08128637867 (Tia). 🙏😉
Kembali ke google ya..www.google.com
Silakan simak menu JC&C yang lainnya , langsung klik ig kita, klappiecakes_
https://www.instagram.com/p/B928rViD5cH/?igshid=1egvipau04tjz
======tahu bisa berpotensi menjadi obat tapi juga sebaliknya juga bisa menjadi racun. Kadar dan cara pengkonsumsiannya yang menentukan dampak yang bisa di dapat apakah memberikan manfaat atau malah menyakitkan saat di konsumsi.
Dikutip dari manfaat.co.id , ada sedikit saran penyajian yang aman dari bahan makanan ini . Karena Cumi-cumi sendiri termasuk makanan sea food yang memang dikenal memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi.
Dari hasil laboratorium kandungan gizi cumi-cumi memiliki kandungan kolesterol sebanyak 260 mg setiap 100 gramnya. Namun kandungan tersebut masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan sumber makanan hewani lain seperti kuning telur, dan jeroan yang dikenal mengandung kolesterol sangat tinggi.
Namun, faktanya tubuh kita membutuhkan asupan kolesterol tiap harinya dengan kadar tertentu. Ukuran satu porsi 3 ons cumi-cumi cukup untuk memenuhi :
75 % kebutuhan harian untuk kolesterol
8 % untuk lemak jenuh
10% untuk natrium.
Diluar ukuran tersebut, akan berbahaya bagi tubuh dan beresiko menimbulkan penyakit stroke, jantung, kanker, hingga darah tinggi. Sehingga harus dihindari memakannya dengan porsi berlebihan, karena akan mengakibatkan cumi-cumi memiliki sifat “racun” bagi tubuh.
Ahli gizi menyarankan bahwa cara memasak cumi-cumi ini sebaiknya dengan cara direbus atau dikukus karena dengan begitu masih tetap mempertahankan kandungan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Demikianlah bunda, bro and sis , tidak mengapa kita makan cumi -cumi asalkan jangan berlebihan.
====
Silakan pesan Tumis Cumi Hitamnya , langsung klik aja :
http://bit.ly/JCandCu
Atau telp /Wa ke 08128637867 (Tia). 🙏😉
Kembali ke google ya..www.google.com
Silakan simak menu JC&C yang lainnya , langsung klik ig kita, klappiecakes_
https://www.instagram.com/p/B928rViD5cH/?igshid=1egvipau04tjz
Jasmine Foodnews dibuat sebagai bentuk kepedulian kita terhadap kuliner di Indonesia terutama yang tradisional dan sudah jarang ditemukan orang. Juga hal-hal yang terkait dengan seputar dunia kuliner
.


Comments
Post a Comment