Rambut Nenek , Kudapan Masa Kecil Penuh Kenangan
(JASMINE Foodnews) Jajanan manis ini memiliki penyebutan nama yang berbeda, ada yang menyebutnya rambut nenek, arbanat, gulali, atau juga arumanis. Makanan yang berbahan dasar gula pasir ini biasanya disajikan dengan kerupuk berbentuk lingkaran seperti gambar di atas.
Masih ingatkah Bunda, Bro and Sis, bagaimana penjual rambut nenek keliling zaman dulu menjajakan jualannya? Ya, dengan berkeliling menggendong wadah berbentuk seperti balok yang bahannya dari kaleng.
Dikutip dari wikipedia.com, Arbanat atau Rambut Nenek adalah jajanan tradisional yang berasal dari Desa Kesambi di Desa Kesambi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur . Beberapa pendapat juga menyebutkan arbanat berasal dari Malang, Jawa Timur
Bahan-bahannya adalah : gula pasir, tepung terigu, pewarna makanan, air dan minyak goreng.Dan mungkin banyak yang tidak tahu, poses pembuatan rambut nenek ini bisa sampai berjam-jam ternyata.
Makanan ini dinamakan juga dengan nama Rambut Nenek karena awalnya makanan ini berawal putih dan berbentuk menyerupai rambut nenek. Arbanat dulunya berwarna putih, karena tanpa pewarna makanan.
Tetapi sekarang arbanat diberi pewarna makanan yang membuatnya berwarna-warni seperti merah muda, kuning, atau hijau. Rasanya juga bermacam-macam, misalnya durian, melon, pandan dan lain sebagainya.
Dikutip dari bobo.co.id , tak hanya di Indonesia, rambut nenek juga ada di beberapa negara, salah satunya Perancis. Di negara Perancis, jajanan tersebut mendapat sebutan Barbe a Papa. Artinya, jenggot ayah. Namun, jika dilihat-lihat lagi, bentuknya lebih mirip dengan permen kapas.
Dulu, rambut nenek pernah diperdagangkan dengan cara barter. Yaitu ; cara membelinya hanya dengan cara menukarkan dengan barang bekas. Barang bekas itu berupa botol atau kaleng. Biasanya pedagang rambut nenek itu akan berkeliling dari rumah ke rumah.
Penjual arbanat yang berkeliling di jaman dulu biasanya menjajakan makanannya sambil memainkan alat musik Rebab yaitu semacam biola sekarang. Tapi sekarang penjual rambut nenek sudah tidak melakukan hal itu lagi.
Seiring dengan berkembangnya zaman, pedagang rambut nenek juga makin jarang ditemukan , kecuali di beberapa tempat tertentu seperti salah satunya Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
=====
Untuk info & pemesanan Cake & Cuisinenya , telp/WA 08128637867 (Tia), 08128697750 (Wildan)
======
Jasmine Foodnews dibuat sebagai bentuk kepedulian kita terhadap kuliner di Indonesia terutama yang tradisional dan sudah jarang ditemukan orang. Juga hal-hal yang terkait dengan seputar dunia kuliner.




Comments
Post a Comment