Chicco.B; Chicken Cordon Bleu, Sajian Untuk Para Ksatria
(JASMINE Foodnews) Dikutip dari wikipedia, Cordon bleu atau schnitzel cordon bleu adalah hidangan daging yang dililit keju (atau diisi keju), kemudian dilapisi tepung roti dan digoreng pan atau digoreng.
Veal atau daging cordon bleu terbuat dari daging sapi muda atau babi yang ditumbuk tipis-tipis dan dibungkus dengan potongan ham dan sepotong keju, dilapisi tepung roti, lalu digoreng atau dipanggang. Untuk ayam cordon bleu, dada ayam digunakan sebagai ganti daging sapi muda. Untuk yang isi ham, ham cordon bleu adalah ham yang diisi dengan jamur dan keju.
Cordon Bleu merupakan istilah Perancis yang diterjemahkan sebagai "pita biru". Menurut Larousse Gastronomique, "Cordon Bleu " pada awalnya merupakan pita biru lebar yang dikenakan oleh anggota tingkat tertinggi ksatria, L'Ordre des chevaliers du Saint-Esprit, yang dilembagakan oleh Henri III dari Perancis pada 1578.
Dalam pertemuan lembaga tersebut para anggota diharuskan mengenakan pakaian khusus Croix du Saint Esprit dan menyelempangkan pita biru yang membalut tubuh mereka dari bahu kiri ke pinggul kanan. Pita biru atau cordon bleu ini begitu terkenal sehingga club ini disebut juga sebagai Club Cordon Bleu.
Sesuai dengan kebiasaan kaum elite pada masa itu, maka dalam acara dîner tersebut disajikan makanan mewah yang paling istimewa serta minuman anggur dan champangne yang paling baik.
Tradisi ini berakhir setelah pecahnya revolusi Perancis di akhir abad ke 18. Namun nama besar cordon bleu tetap harum dan dikenang. Kini, nama cordon bleu ini diambil sebagai nama sebuah sekolah seni kuliner dan manajemen hospitaliti “Cordon Bleu”.
Di kemudian hari , istilah tersebut kemudian diterapkan pada makanan yang disiapkan dengan standar yang sangat tinggi dan oleh koki yang luar biasa. Analogi ini tidak diragukan lagi muncul dari kesamaan antara selempang yang dikenakan oleh para ksatria dan pita (umumnya biru) dari celemek koki.
Cordon Bleu sebagai schnitzel yang diisi dengan keju asalnya ada di Brig, Swiss, mungkin sekitar tahun 1940-an, pertama kali disebutkan dalam buku masak dari tahun 1949. Referensi paling awal tentang "chicken cordon bleu" ada di The New York Times bertanggal 1967, sementara resep daging sapi yang serupa dengan itu ditemukan setidaknya tahun 1955.
Dalam perkembangannya , kendati di negara asalnya bacon yang digunakan berasal dari daging babi, namun banyak varian resep yang mengganti bacon dengan daging sapi atau ayam terutama di negara – negara yang memiliki banyak penduduk Muslim seperti di Indonesia ini
=====
Jasmine Foodnews dibuat sebagai bentuk
kepedulian kita terhadap kuliner di Indonesia terutama yang tradisional dan sudah jarang ditemukan orang.



Comments
Post a Comment