Klappie Klappertaart , Kue Yang Asalnya Dari Jaman Kolonial




(Jasmine Foodnews) Siapa pun orangnya , sekuat apapun tenaganya, pasti tak akan kuat menolak godaan yang manis dan lembut dari  klappertaart. Kue khas Manado ini memang terkenal karena rasa manisnya yang bikin happy. Selain itu sebagai kuliner Manado, ternyata klappertaart punya sejarah panjang kolonial di baliknya.

Dikutip dari merahputih.com, kolonialisme di Manado ternyata meninggalkan begitu banyak bekas. Tak hanya dalam kehidupan sosial, tapi juga kekayaan kuliner. Penduduk Manado bagitu terbuka terhadap budaya yang masuk. Hal itu disebabkan rasa toleransi tinggi yang dimiliki penduduk Manado. Banyak budaya Belanda yang terserap di Kota Manado sejak zaman penjajahan, semisal pengaturan rumah dan pekarangan, kebiasaan berpesta, minuman, makanan yang dikonsumsi, hingga tradisi penamaan anak.

Manado atau Minahasa pun menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang paling terpengaruh dengan kolonialisme Belanda. Tak terkecuali dalam hal kuliner. Memang, tak sedikit kuliner Indonesia yang ternyata dibawa oleh orang Belanda. Klappertaart salah satunya. Kue lezat ini dibawa para pedagang Belanda. Di masa awal, kue ini hanya beredar secara terbatas di Manado. Itulah mengapa kue ini menjadi penganan khas Tanah Minahasa.

Klappertaart berasal dari kata ‘klapper’ dan ‘tart’ merupakan nama kue yang diadopsi dari bahasa Indonesia dan Belanda. ‘Klapper’ diambil dari kata buah ‘kelapa’ yang diucapkan dalam lafal orang Belanda, sedangkan ‘tart’ berasal dari bahasa Belanda untuk kue. Klappertaart secara harfiah berarti ‘kue kelapa’.

Simak juga videonya :
Penyiapan kue NKSE (New Klappie Special Edition) yang akan dikirim segera ke Customer



Klappertaart , di Jasmine Cake & Cuisine  kita beri nama lain : Klappie, dibuat dengan bahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, mentega, dan telur. Selain itu, ada juga bahan tambahan berupa kacang kenari cincang juga taburan bubuk kayu manis yang membuat citarasa rempah dalam klappertaart.

Cara memasak kue ini ada dua, yakni dipanggang atau dikukus. Cara memasak dipanggang menghasilkan kue berbentuk padat sehingga bisa dipotong layaknya cake pada umumnya. Sementara itu, proses mengukus menghasilkan klappertaart yang amat lembut. Teksturnya seperti custard yang langsung meleleh saat disantap.

Apa pun cara memasaknya, klappie selalu punya citarasa manis gurih yang nikmat. Tidak mengherankan jika kue ini menjadi ikon Sulawesi Utara. Bahkan, bersama 30 makanan lain dari penjuru Indonesia, klappertaart dilabeli sebagai makanan khas Nusantara.



Kini, klappie tak hanya monopoli orang Manado. Sajian ini jadi kesukaan banyak orang Indonesia. Tak hanya yang rasa original , sekarang-sekarang ini sudah muncul klappie dalam berbagai varian rasa, seperti bluebarry, durian, cokelat, keju, rum dan raisin.

Meskipun demikian, klappertaart rasa original Manado tetaplah yang diisuka. Dimakan saat dingin, kayak manggil-manggil disuruh nambah. Di daerah asalnya, klappertaart amat mudah ditemukan sebagai kudapan manis sehari-hari.

Dan , selalu ada yang istimewa jika bicara produk Jasmine Cake & Cuisine ya Bunda. Untuk Bunda, Bro and Sis yang mungkin sedang diet lemak, alergi susu sapi atau memang tidak suka rasa susu sapi, JC&C menyediakan klappertaart yang terbuat dari susu juga tapi dari kelapa. Biasa orang sana bilang Coconut Milk. Kalau di sini orang  biasa  sebut Santan Kelapa.

Kalaupun ingin pakai gula diet atau low sugar , jangan khawatir, kita juga bisa menyiapkannya ๐Ÿ˜Š๐Ÿ‘Œ

======

Untuk info dan pemesanan Cake & Cuisinenya silakan  klik : 

Atau telp/wa 08128637867(Tia),08128697750(Tia)

Simak menu makanan yang available :

httl://bit.ly/JCandCui

===
Jasmine Foodnews dibuat sebagai bentuk kepedulian kita terhadap kuliner di Indonesia serta di dunia terutama yang tradisional dan sudah jarang ditemukan orang.







Comments

Popular Posts