Label Nutrisi, Apa Itu?


(JASMINE Foodnews) Ada beberapa hal yang tidak bisa dibeli dalam hidup kita. Salah satunya adalah kesehatan. Hidup sehat pastinya dimulai dari makanan yang kita makan. Karenanya sebaiknya kita lebih teliti dengan setiap makanan yang kita makan. Cara yang paling gampang adalah dengan melihat label nutrisi pada makanan kemasan yang kita beli.

Memperhatikan label nutrisi amatlah penting. Tujuannya agar kandungan makanan yang kamu makan sesuai dengan kebutuhanmu. Nah, ada beberapa hal yang mesti Bunda, bro and sis lihat di label nutrisi , biasanya letaknya di bagian belakang kemasan.

1. Kalori total persajian

Menurut hellosehat dot com, kita membutuhkan 2000 Kalori (Kkal) setiap harinya biar tetap bertenaga saat beraktivitas. Jadi, mulai hitung yah berapa kalori setiap makanan yang kita makan, udah cukup atau malah kelebihan. Nah, yang harus dihitung adalah Kalori total dan Kalori dari lemak.

2. Jumlah sajian per kemasan

Biasanya nih, satu kemasan punya lebih dari satu sajian. Kalau di label nutrisi tertulis, 4 sajian per bungkus, artinya 1 bungkus bisa dikonsumsi 4 kali. Kalau, 1 bungkus langsung dihabiskan, ya tinggal dikalikan 4 aja kalorinya.

3. Angka kecukupan gizi (AKG)

Menurut AKG, kita membutuhkan 50% karbohidrat, 30% protein dan 20% lemak. Jadi, pastikan kandungan zat – zat lain dalam makanan/minuman kemasan yang kamu konsumsi di bawah 20% AKG yah Bunda, bro and sis ..😍

4. Bandingkan daftar komposisi makanan

Mau tau tidak kripik yang kamu makan banyak tepungnya atau gulanya? Umumnya, komposisi di label makanan diurutin dari jumlah terbanyak sampai yang paling sedikit. Kamu bisa tahu apa bahan utama dari makananmu. Kalau kamu harus mengurangi gula, ya hindari pemanis buatan seperti aspartame.

Demikianlah bunda, bro and sis, penjelasan tentang Label Nutrisi ,contohnya seperti yang ada di gambar atas. Dan tidak berhenti sampai hal ini saja . Sebelum memutuskan untuk membeli produk A atau B, sebaiknya bandingkan dulu label nutrisinya. Untuk zat – zat seperti gula, lemak jenuh, garam / sodium, pilih yang kandungannya lebih rendah. Sedangkan, untuk vitamin A, C, zat besi dan protein, pilih yang lebih tinggi kandungannya.Contoh: kalau camilan A mengandung 5 gram lemak jenuh, camilan B hanya mengandung 3 gram lemak jenuh, beli camilan yang B yah. Memilih bahan bumbu masakan seperti garam juga harus pilih yang tinggi mineralnya, seperti Himalayan salt (garam Himalaya).

Makanya Bun, kita harus lebih cermat dalam memilih makanan untuk diri sendiri dan keluarga.. Hidup Sehat Pasti Lebih Manfaat..!
====
Silakan ya Bunda, Bro and Sis yang menginginkan info atau untuk pemesanan Cake atau Cuisine nya Jasmine Cake and Cuisine, langsung aja klik

http://bit.ly/JCandCu

Atau via Telp /WA  08128637867 (Tia)

Sekaligus like , follow, share our ig klappiecakes_ sekalian simak produk kita apa aja :

https://www.instagram.com/p/B928rViD5cH/?igshid=1egvipau04tjz

=====

Jasmine Foodnews dibuat sebagai bentuk kepedulian kita terhadap kuliner di Indonesia terutama yang tradisional dan sudah jarang ditemukan orang. Juga hal-hal yang terkait dengan seputar dunia kuliner


Comments

Popular Posts